• Beranda
  • Info Desa
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Pelayanan
  • Pembangunan
No Result
View All Result
InfoDesaku
  • Beranda
  • Info Desa
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Pelayanan
  • Pembangunan
No Result
View All Result
InfoDesaku
No Result
View All Result

IPB University rekomendasikan paradigma baru dalam pembangunan desa

admin by admin
2 Februari 2021
in Info Desa
0
IPB University rekomendasikan paradigma baru dalam pembangunan desa

Jakarta (ANTARA) – IPB University merekomendasikan paradigma atau strategi baru dalam pembangunan desa agar dapat membantu membangkitkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dari pedesaan, terutama di tengah pandemi COVID-19.

“Ke depan kita harus punya paradigma yang baru. Karena kalau dengan cara biasa seperti sekarang, pedesaan itu tidak pernah optimal membangun Indonesia,” kata Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat IPB University Dr. Ernan Rustiadi,  M. Agr dalam Dialog Strategis IPB bertajuk Membangkitkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia dari Pedesaan secara virtual diikuti di Jakarta, Senin.

Di tengah pandemi COVID-19 yang melemahkan banyak sendi kehidupan masyarakat saat ini, upaya membangkitkan kembali perekonomian perlu dilakukan secara lebih terarah sehingga capaian yang dihasilkan bisa lebih optimal dan tepat sasaran.

Oleh karena itu, strategi baru yang lebih terfokus perlu diupayakan sehingga target pembangunan yang diharapkan dapat lebih mudah dicapai. Untuk itu, IPB University merekomendasikan beberapa strategi untuk membantu membangkitkan pertumbuhan ekonomi nasional dari perdesaan, salah satunya dengan mendorong stimulus produktif dan konsumtif.

Pemberian stimulus produktif tersebut tujuannya adalah untuk memperbaiki sistem produksi pada industri yang berbasis pertanian di pedesaan. Sedangkan stimulus konsumtif ditujukan untuk memperkuat daya beli masyarakat dan memutar roda perekonomian.

Selain pemberian stimulus, optimasi peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) juga penting sebagai agen perekonomian di desa untuk mendorong pemanfaatan stimulus produktif berbasis teknologi.

Selanjutnya, strategi lain yang direkomendasikan dalam pembangunan pedesaan adalah mendorong konsep agropolitan untuk mengembangkan kawasan pedesaan sebagai sistem keterpaduan sentra produksi pertanian dan sistem permukiman pedesaan, serta pengembangan paradigma pedesaan baru.

Hal itu sesuai konsep pengembangan dari Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) yang mengupayakan transformasi dari wilayah pedesaan yang berbasis pada sektor produksi pertanian menjadi berfokus pada kegiatan kewirausahaan atau ekstraksi sumber daya alam yang berbasis pada teknologi.

Selain itu, strategi e-logistic atau logistik berbasis elektronik juga penting sebagai pusat logistik pedesaan, logistik rantai dingin dan ketersediaan konektivitas internet dan listrik di pedesaan, selain perlunya juga mereformulasi Dana Desa, Alokasi Dana Desa (ADD) dan Alokasi Kinerja (AK) dalam Dana Desa untuk mengoptimalkan hasil pengelolaan aset desa dan hasil usaha desa yang pada gilirannya akan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).

IPB University juga mengusulkan perlunya pengembangan Data Desa Presisi untuk lebih mengoptimalkan penyaluran Dana Desa karena sistem Dana Desa yang sekarang, menurut Ernan, kurang optimal.

Data Desa Presisi tersebut, katanya, bisa menjadi landasan dalam perencanaan pembangunan, perencanaan bisnis BUMDes, mengenali ancaman bencana hingga menyediakan satu data untuk menghindari polemik data antar sektor.

“Jadi Desa Presisi ini menjadi masa depan kemajuan desa,” katanya.

Masih terkait dengan strategi yang direkomendasikan untuk pengembangan desa adalah perlunya mengembangkan area investasi berbasis komunitas sebagai ruang dialog bagi masyarakat, pemerintah, pengusaha dan akademisi agar menemukan titik temu dalam kolaborasi dan sinergi untuk mewujudkan desa berketahanan.

Terakhir, Ernan juga menekankan perlunya sinergi dan koordinasi antar pemangku kepentingan untuk dapat menguatkan ekonomi desa agar tetap berdaya dan mampu menjadi penopang bagi ketahanan ekonomi nasional, khususnya pangan.

Pewarta: Katriana
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Tags: Pembangunan Desa

Related Posts

Desa Wunut Klaten Bagikan THR Rp 457 Juta kepada Warganya
Info Desa

Desa Wunut Klaten Bagikan THR Rp 457 Juta kepada Warganya

JAKARTA - Pemerintah Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali membagikan tunjangan hari raya (THR) kepada seluruh...

by Salma Hn
20 Maret 2025
Jatiluwih dan Wukirsari Dinobatkan Sebagai Desa Wisata Terbaik Dunia 2024
Info Desa

Jatiluwih dan Wukirsari Dinobatkan Sebagai Desa Wisata Terbaik Dunia 2024

Desa2Desa.com - Desa Jatiluwih di Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali, meraih penghargaan sebagai salah satu desa wisata terbaik dunia...

by Salma Hn
19 November 2024
Kemendesa PDTT Alokasikan Dana Desa Dukung Ketahanan Pangan
Info Desa

Kemendesa PDTT Alokasikan Dana Desa Dukung Ketahanan Pangan

desa2desa.com - Dana Desa 2022 sebesar Rp 68 triliun, yang salah satu peruntukannya adalah untuk ketahanan pangan dan hewani...

by Siti Mardheatul
22 Juni 2022
KPK Pilih 10 Desa Percontohan Desa Antikorupsi 2022
Info Desa

KPK Pilih 10 Desa Percontohan Desa Antikorupsi 2022

desa2desa.com - Plt Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan Ipi Maryati Kuding mengatakan pihaknya telah memilih 10 desa sebagai calon...

by Siti Mardheatul
7 Juni 2022
Next Post
Mengangkat potensi desa menjadi mandiri dikala pandemi COVID-19

Mengangkat potensi desa menjadi mandiri dikala pandemi COVID-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Copyright Desa2desa Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Homepage
    • Home – Layout 1
  • News